Gejolak Cijolang, KPLHI Garut dan GM Pede Menolak Pabrik Sepatu

0
942

HARIANGARUT-NEWS.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kabupaten Garut, dan Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GM Pede), beserta warga Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, berencana Rabu (15/11) besok akan menggelar auden di gedung DPRD Kabupaten Garut, terkait penolakan pendirian pabrik sepatu PT Pratama Abdi di kawasan Cijolang, Kecamatan Blubur Limbangan.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPLHI Kabupaten Garut, Roni Faisal Adam, setelah melakukan konsolidasi dengan Ketua GM Pede yang juga Pimpinan Ponpes Pulo, Imron Abdul Rojak, di Blubur Limbangan, Selasa (14/11). Pertemuan tersebut membahas rencana auden ke Bupati Garut di gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Desa Sukagalih, Tarogong Kidul.

Roni mengatakan, bila Rabu besok tuntutannya tidak digubris Pemerintah Kabupaten Garut, maka dirinya bersama ribuan warga Cijolang lainnya akan melakukan aksi penolakan membuat petisi dengan penandatanganan warga di lokasi Jalan Nasional Bandung-Tasik untuk menolak berdirinya pabrik sepatu PT. Pratama Abadi.

“Besok kami akan menggelar auden kepada Bupati Garut di gedung dewan, karena Bupati telah merekomendasi perizinan pabrik tersebut. Padahal sudah jelas hal tersebut melanggar Perda Nomor 29 Tahun 2011 dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Bila tuntunan pencabutan izin tidak juga dilakukan, maka kami akan melakukan aksi blokade dan menggelar petisi tanda tangan warga di Jalan Nasional,” ancam Roni, Selasa (14/11).

Senada dengan Ketua KPLHI, Imron Abdul Rojak menyampaikan, karena dinilai lokasi tersebut sudah jelas tidak bisa untuk industri. Bila tuntutan kami, imbuh Imron, tidak dipenuhi GM Pede akan melakukan aksi di Jalan Nasional karena pemerintah daerah sudah jelas tidak mendengar tuntutan kami, pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY